SurgiRisk Sentinel

Advanced Perioperative Cardiovascular Navigator (ESC 2022 & ACC/AHA 2024)

Part of CardiologyVault Dev: Bayushi Eka Putra, MD
Telah diperbarui sesuai 2024 ACC/AHA Perioperative Guideline, termasuk penyelarasan biomarker untuk MINS, limitasi RCRI ≥ 1 sebagai *Elevated Risk*, serta penegasan DASI Score.

Demografi & Operasi

Patokan praktis: DASI score ≥34 atau mampu naik 2 lantai tangga.

Low (<1%): Bedah superfisial, mata, gigi, payudara, tiroid, ortopedi minor.
Intermediate (1-5%): Abdomen (intraperitoneal), ortopedi mayor (pinggul/spine), urologi/ginekologi mayor, saraf, kepala/leher.
High (>5%): Vaskular mayor (aorta), bedah terbuka tungkai bawah, reseksi paru/hepar/pankreas, transplantasi paru/hepar.

Parameter Klinis

Komponen RCRI (Risiko bedah otomatis dari atas)
Faktor Lainnya (ESC / ACC)

Skor RCRI

Estimasi risiko komplikasi jantung mayor (MACE) 30 hari

0
Poin RCRI
0.5%
Risiko MACE
0 poin: 0.5% 1 poin: 1.1% 2 poin: 5% ≥3 poin: 10%
*ACC/AHA 2024: RCRI ≥ 1 dianggap Elevated Risk.

Algoritma ESC 2022

Step 1
Biomarker

EKG / Imaging

Algoritma ACC/AHA 2024

Pembaruan & Penjelasan Guideline

1. Penyelarasan Screening MINS (ACC/AHA 2024 & ESC 2022)

Panduan Amerika 2024 kini mendukung penuh (Kelas 2a) pengukuran baseline dan serial post-op (sampai 48-72 jam) hs-cTn, serta BNP pre-op untuk stratifikasi risiko pada pasien $\ge$ 65 tahun atau dengan faktor risiko yang menjalani operasi elevated risk. Ini selaras dengan penekanan ESC terkait pencegahan Peri-operative Myocardial Infarction/Injury (MINS) yang sering asimtomatik.

2. RCRI $\ge$ 1 & Penggunaan DASI (ACC/AHA 2024)

Menurut AHA/ACC 2024, skor RCRI $\ge$ 1 sudah didefinisikan sebagai Elevated Risk tanpa perlu mengelompokkan persentase spesifik. Pengukuran kapasitas fungsional kini sangat didorong menggunakan instrumen objektif Duke Activity Status Index (DASI) dimana skor $\ge$ 34 ekuivalen dengan $\ge$ 4 METs. Fungsional yang baik menjadi lampu hijau untuk lanjut operasi tanpa tes stres tambahan.

3. Kerapuhan (Frailty) pada Lansia

Frailty adalah penurunan cadangan fisiologis di luar faktor usia saja. Diagnosis frailty lebih prediktif untuk delirium post-op, kebutuhan rawat ICU, dan mortalitas dibanding usia kronologis semata. Manajemen pre-habilitasi multidisiplin sangat disarankan.

4. Patient Blood Management (PBM)

Anemia pre-operatif terjadi pada hingga 48% pasien bedah dan meningkatkan risiko iskemia miokard. Identifikasi defisiensi besi (ferritin, saturasi transferin) dan tatalaksana dengan zat besi intravena jauh-jauh hari sebelum operasi elektif direkomendasikan untuk menghindari transfusi alogenik yang memperburuk luaran.

Medical disclaimer: Kalkulator ini merupakan alat bantu edukasi dan clinical decision support untuk penilaian risiko kardiovaskular perioperatif pada bedah non-kardiak (menggabungkan pembaruan ACC/AHA 2024 & ESC 2022). Output yang dihasilkan adalah estimasi berbasis variabel yang diinput dan ringkasan pendekatan guideline, sehingga tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar diagnosis, penentuan fitness for surgery, atau keputusan klinis definitif. Pengguna bertanggung jawab melakukan verifikasi klinis independen.