Clinical Decision Support CardiologyVault

BGA Studio ICU Edition v3.8 Expert

Dev: Bayushi Eka Putra, MD, FIHA

Clinical Thinking

Diferensial diagnosis otomatis. Melacak *underlying disease* dari HAGMA/NAGMA/LAGMA.

Dosis Defisit & Koreksi

Menghitung dosis defisit elektrolit & Bikarbonat dengan jadwal *monitoring* spesifik.

Protokol Lanjut ICU

Algoritma ARDSNet LPV, clearance Laktat, kalkulasi sekunder (A-a, Delta Ratio).

1. Data Gas Darah

2. Demografi & Lab Lanjut


Pasien on Ventilator?

Menunggu Data Klinis

Silakan masukkan nilai pH, pCO2, dan HCO3 di panel sebelah kiri untuk memunculkan analisis dan rencana tindakan otomatis.

Atau Coba Fitur Ini

Pojok Edukasi Klinis BGA

Gunakan referensi ini untuk mereview ulang patofisiologi dasar gas darah secara cepat di waktu luang jaga klinik atau bangsal.

pH Normal
7.35 – 7.45
Asidemia
pH < 7.35
Alkalemia
pH > 7.45

🫁 Asidosis Respiratorik (pCO2 > 45 mmHg)

Paru menahan (meretensi) CO2. Karena CO2 + H2O → H2CO3 (asam karbonat), maka pH akan turun. Penyebab tersering adalah hipoventilasi akibat PPOK eksaserbasi, kelelahan napas, atau sedasi berlebih.

🫁 Alkalosis Respiratorik (pCO2 < 35 mmHg)

Pasien bernapas terlalu cepat (hiperventilasi) sehingga CO2 terbuang banyak. Sering terjadi pada fase awal syok/sepsis, nyeri hebat, hipoksia, atau ansietas.

🧪 Asidosis Metabolik (HCO3 < 22 mEq/L)

Stok buffer basa tubuh habis dipakai untuk menetralisir penambahan asam organik (seperti Laktat pada syok, Keton pada KAD) atau basa memang terbuang keluar tubuh (Diare massal) / Ginjal gagal ekskresi H+.

🧪 Alkalosis Metabolik (HCO3 > 26 mEq/L)

Peningkatan basa darah absolut. Sering iatrogenik (penggunaan diuretik Loop/Furosemid membuang ion Cl- dan H+) atau hilangnya asam lambung akut karena muntah proyektil/NGT terbuka.

📐 Formula Anion Gap

AG = Na⁺ − (Cl⁻ + HCO3⁻)

Normal: 8–12 mEq/L. Jika pasien hipoalbumin, AG harus dikoreksi: Tambahkan 2.5 ke nilai AG untuk tiap penurunan 1 g/dL albumin dari batas 4.0.

HAGMA (High Anion Gap > 12)

Ada tambahan "asam asing" beracun atau patologis yang masuk ke darah (anion tidak terukur meningkat). Hapal diferensial diagnosisnya dengan mnemonik MUDPILES atau GOLD MARK (Glikol, Oksoprolin, L-Laktat, D-Laktat, Metanol, Aspirin, Renal failure/Uremia, Ketoasidosis).

NAGMA (Normal Anion Gap 8-12)

Juga dikenal sebagai Asidosis Hiperkloremik. Asidosis terjadi bukan karena ketambahan racun, melainkan karena tubuh "bocor" membuang HCO3, lalu kompensasi tubuh menahan Klorida (Cl) agar muatan listrik stabil. Penyebab utama: Diare masif, Renal Tubular Acidosis (RTA), atau resusitasi cairan NaCl 0.9% secara masif.

LAGMA (Low Anion Gap < 8)

Jarang terjadi tetapi sangat spesifik. Penyebab paling umum adalah Hipoalbuminemia berat yang tidak dikoreksi. Penyebab lain: Peningkatan kation tak terukur parah (Multiple Myeloma/Hiperproteinemia, hiperkalsemia, intoksikasi Litium).

Riwayat Sesi Ini

  • Belum ada riwayat BGA yang disimpan.
    Tekan tombol "Simpan" setelah perhitungan.